Tampilkan postingan dengan label demokrasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label demokrasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Oktober 2014

kejari mendapat hadiah ayam jago



KEJAKSAAN NEGERI BANYUWANGI MENERIMA HADIAH AYAM JAGO
Banyuwangi Radar Nusantara.        Aksi demo yang  tergabung antara Lembaga Swadaya Masyarakat  Pemantau Kinerja  Aparatur Negara Indonesia        ( LSM PENJARA ) dengan Mantan Mahasiswa Universitas PGRI Banyuwangi (UNIBA) menggelar demo di Kantor Kejakasaan Negeri Banyuwangi (KEJARI Banyuwangi) dan akan berlanjut ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Banyuwangi .(9/10) dalam orasinya di depan Kejari Lsm Penjara menutut Kejari  agar mengusut tuntas kasus tertangkap tangan oknum Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) yang di lakukan 21 kepala sekolah (bulan kemarin-red) yang di duga menilep dana setoran 10 persen DAK APBN 2014 .dalam penangkapanya yang secara langsung di lakukan oleh tim kejaksaan negeri Banyuwangi yang berhasil mengamankan uang senilai RP 211 juta.eronisnya  kenapa saat ini  yang di tanggakap Cuma 3orang saja yang lain kemana . Lsm Penjara juga meminta Kejari banyuwangi  menuntaskan siapapun yang terlibat dalam gratifikasi tersebut .mengharap jajaran semua pihak aparatur Negara khususnya penegak hukum harus benar-benar mengemban amanat rakyat dalam mejalankan tugasnya .Lsm Penjara juga mendesak Kejari Banyuwangi untuk membedah kasus dugaan korupsi dan gratifikasi agar semua aktor aktor yang ada di balik semua itu di tangkap  tidak pandang bulu dengan tidak melakukan tindankan tidak berjalan mulus tanpa ada rekayasa hukum di dalam  perkara tersebut.dalam aksinya Lsm penjara membawa ayam jago yang akan  di hadiahkan kepada Kejari Banyuwangi. Harapanya agar Kejari bisa lebih jago dalam menuntaskan semua kasus yang ada di banyuwangi.
Sementara itu mahasiswa Universitas PGRI Banyuwangi( UNIBA) yang di  drop out (DO)  hal yang sama saat berorasi  membeberkan bahwa mendesak kasus tersebut tidak tebang pilih dan  menginginkan bangsa ini di didik orang pendidik yang  bermoral .apalah jadinya bangsa ini jika di didik oleh orang –orang yang kelakuanya kayak binatang.mereka juga menanyakan tentang keberadaan  dan keabsahan Yayasan Uniba.karena menurut mereka tidak di setujui oleh Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta ( kopertis )Wliayah VII karena Adminitrasi Hukum Umum (AHU) nya yang di keluarkan KEMENKUMHAM  dan juga Yayasannya Palsu. Para pendemo juga meminta agar kejaksaan menerima perwakilan untuk melakukan audensi .sanyang Kajari Banyuwangi I Made Parma SH diluar kota sehingga  pihak kejaksaan belum bisa menerima apa yang di kehendaki Lsm Penjara tujuan mendukung penyeleseaian kasus kasus yang ada di Banyuwangi melalui kesepakatan yang tertulis. sehingga  di terima Kasi Pidsus Agung Paulus W .SH. dan secara langsung yang menerima hadiah ayam jago dari Lsm Penjara. ( Eno)


Selasa, 09 September 2014



PENDUKUNG  CAKADES DEMO KE BALAI DESA GAMBIRAN
Banyuwangi media patroli group. Sejumlah pendukung Sugiono (calon kepala desa) Gambiran, Kecamatan Banyuwangi  melakukan aksi demo di balai desa setempat. Warga merasa kecewa setelah cakades yang mereka dukung dinyatakan tidak lolos oleh panitia Pilkades. Pilkades sendiri rencananya akan serentak digelar  tanggal 16 oktober 2014 mendatang.
Dengan membentangkan spanduk di mobil pengangkut masa pendukung cakades sambil orasi di maysarakat, Tumiran selaku kordinator demo bersama puluhan warga mendatangi balai desa Gambiran. Selanjutnya mereka melakukan orasi dihalaman kantor balai desa gambiran. Mereka mendesak agar panitia Pilkades Gambiran  cakades Sugiono Sag mpdi  di loloskan dalam pilkades  karena dirasa sudah memenuhi standart persyaratan sebagai cakades.selanjutnya panitia pilkades  meminta perwakilan demo menyapaikan dalam hal ini Tumiran dalam sambutanya menyamapaikan, dari pihak kami menginginkan desa gambiran lebih baik,tuntutan kami tidak banyak agar tidak membuang tenaga,dari orang –orang yang merasa terdzolimi ingin meminta keadilan  bahwa cakades Sugiono diloloskan .karena dari hasil penetapan dan hasil verivikasi memenuhi dari 21 item sebagai persayaratanya sudah ayah dan lengkap , kita tidak mencari lawan akan tetapi ,mencari kawan demi mewujudkan pemerintahan desa gambiran.
 Sementara itu, Drs Samsul hidayat, sebagai Ketua Panitia Pilkades Gambiran menjelaskan panitia sudah melakukan berbagai tahapan. Awalnya, pendaftar pilkades sebanyak enam orang, yakni Sutikno, Eko hadi p. Heru,Sugeng,Untung dan Sugiono Namun setelah dilakukan verifikasi, panitia mencoret SUGIONO . Alasannya, cakades tersebut masih kurang persyaratan dan tidak bisa menunjukan ijzah aslinya SD _SMP dan hanya membreikan ijzah SMA dan S2 .dalam sesi pidatonya menyapaikan ’’ jelas kami selaku panitia pilkades sangat tidak berani meloloskan cakades SUGIONO karena tidak bisa memenuhi persyaratan dan hanya itu  sebagaimama sudah diatur dan ini juga jelas  dalam UU NO 6 TH 2014 tentang desa dan  PP NO 43 TH 2014  jika kalau ada cakades yang lebih dari lima orang,apakah saya tidak nabrak PP cetusnya’’ bahkan seandainya cakades SUGIONO hadir atau ada orangnya bisa kami ajak dioalog,ini tidak menjatuhkan calon mohon maaf,,,,,ya.tambahnya.
Dengan demikian maka hasil demo inipun diputuskan bahwa panitia pilkades menolak dan tidak meloloskan permintaan demo pendukung cakades sugiono,selaku kordinator demo Tumiran saat di konfirmasi wartawan patroli dan awak media lainya menyampaikan “ kami sangat kecewa dengan hasil keputusan panitia maka kami akan melanjutkan masalh ini ke pengadilan   ‘’ ucapnya.
Sedangkan dari cakades SUGIONO sendiri saat dikonfirmasi melalui selulernya karena tidak hadir dalm demo mengatakan’’ apapun hasilnya kami menghargai semua akan tetapi sangat saya sanyangkan mas kenapa sistem diaolog pakai podium ini tidak menjadi bagian yang yang kami harapkan untuk itu kami akan mencari keadilan ini dan segera mengambil langkah diantara melapor ke DPR ‘’cetusnya
Dihadiri dalam aksi demo dari jajaran pemerintahan yakni muspika kecamatan gambiran dan satuan polisi dari polres banyuwangi///Eno.